Contoh Teks Debat
Pendidikan

Contoh Teks Debat Singkat Beserta Topik dan Argumennya

Sedang mencari contoh teks debat? Berikut DKN.or.id berikan contoh teks debat singkat beserta topik dan argumennya.

Debat merupakan penyampaian dan pertukaran pendapat mengenai sebuah topik atau isu dari dua pihak dengan sudut pandang berbeda. Dalam debat, menyampaikan dan mempertahankan argumen terhadap lawan debat merupakan hal yang penting.

Argumen debat perlu disampaikan berdasarkan fakta dan pola pikir yang logis secara jelas. Sehingga diperlukan penyusunan teks debat yang baik. Berikut adalah contoh beberapa teks debat singkat dengan beberapa topik yang sudah DKN.or.id siapkan:

Contoh Teks Debat 1

Topik: Pembelajaran Jarak Jauh

Moderator

Saat ini, berita mengenai pemerintah untuk menerapkan perpanjangan pembelajaran jarak jauh bagi semua sekolah tingkat pendidikan mengejutkan banyak pihak, terutama bagi guru, orang tua, dan siswa.

Dasar dari ketetapan ini adalah adanya pandemi COVID-19 yang semakin meluas dan tidak berakhir. Banyak komentar positif dan negatif yang beredar di masyarakat.

Apakah pemerintah sudah tepat menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh untuk semua tingkat pendidikan di Indonesia?

Tim Afirmasi

Berdasarkan rencana kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah menyusul adanya pandemi COVID-19, kami dari tim afirmasi menyetujui keputusan pemerintah berkenaan dengan perpanjangan pembelajaran jarak jauh bagi semua tingkat pendidikan.

Faktor pertama, pandemi COVID-19 saat ini semakin meluas dengan tingkat penyebaran yang tinggi. Akan sangat riskan jika kita sudah memulai pembelajaran tatap muka.

Faktor kedua, belum terpenuhinya target vaksin juga menjadi alasan mengapa pembelajaran jarak jauh perlu diperpanjang. Belum adanya vaksin untuk anak-anak menjadi faktor yang perlu digaris bawahi mengingat anak-anak juga menjadi korban yang sangat rentan terhadap virus. Dengan adanya hal ini, siswa akan tetap aman dan belajar secara optimal di rumah.

Tim Oposisi

Kami dari tim oposisi menolak adanya kebijakan pemerintah tersebut. Baik pembelajaran jarak jauh dan tatap muka memang memiliki risikonya sendiri. Namun, kami berargumen jika hal tersebut dapat diatasi dengan baik.

Alasan pertama kami tidak menyetujui ini adalah seharusnya sekolah sudah dapat dibuka bagi beberapa tingkatan sekolah. Pembelajaran tatap muka dilaksanakan secara terbatas, artinya maksimal jumlah siswa hanya 25%.

Kesulitan yang dihadapi oleh orang tua juga menjadi alasan mengapa seharusnya pembelajaran tatap muka perlu ditinjau ulang. Tidak semua orang tua bekerja di rumah dan memiliki fasilitas baik seperti di sekolah.

Tentunya ini akan berpengaruh kepada generasi mendatang, terlebih jika adaptasi nilai-nilai karakter yang diajarkan di sekolah tidak terserap secara maksimal oleh peserta didik.

Kesimpulan

Berdasarkan perdebatan yang sudah terlaksana, dapat disimpulkan bahwa untuk menjalankan keputusan pembelajaran diperlukan kerjasama dari berbagai pihak.

Jika pemerintah ingin menjalankan pembelajaran jarak jauh diperpanjang, maka fasilitas dan kebutuhan peserta didik, guru, dan orang tua perlu dipenuhi.

Begitu pula untuk menjalankan pembelajaran tatap muka, peserta didik dan guru perlu diberikan proteksi yang baik dan menaati protokol kesehatan. Penanganan pandemi yang tepat menjadi kunci untuk mengatasi permasalahan sekolah daring.

Itulah contoh teks debat singkat mengenai pembelajaran jarak jauh. Debat yang baik merupakan debat yang terstruktur, baik logis secara bahasa dan argumen. Peran teks debat dibutuhkan untuk menyusun argumen yang baik, tentunya dengan mengikuti struktur dan kaidah teks debat yang baik

You might also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.