Perbedaan OpenGL dan DirectX
Teknologi

Perbedaan Antara OpenGL dan DirectX

Dalam perangkat grafis komputer, ada yang namanya API (Application Programming Interface).

API sangat berperan penting dalam memproses suatu data yang menangani grafis tentunya. Misalnya seperti gaming atau multimedia yang membutuhkan kinerja perangkat grafis ini.

Selain itu, API grafis juga memiliki dua macam, diantaranya OpenGL dan DirectX. Lantas, apa keduanya sama? Tentu saja tidak, mari coba lihat perbedaan dari keduanya.

OpenGL

OpenGL adalah lintas bahasa serta lintas platform API (Application Programming Interface) yang berfungsi untuk rendering grafik vektor 2D dan 3D.

OpenGL dikembangkan oleh grup Khronos sebagai open source yang bebas untuk digunakan dan bebas dimodifikasi oleh siapapun.

Disisi lain OpenGL juga akan berinteraksi dengan GPU (Graphics Processing Unit) untuk mencapai rendering hardware yang dipercepat.

Lebih lanjut, API OpenGL dapat diinstall pada sistem operasi Linux, Mac OS dan Microsoft Windows.

Menariknya, format file yang di dukung oleh OpenGL antara lain .obj, .3ds untuk format file pada 3D model. OpenGL ini ditulis dengan bahasa pemrograman C atau C++.

DirectX

DirectX adalah sekelompok program API grafis berbeda yang dikembangkan oleh Microsoft untuk bekerja pada platform multimedia, game, dan sektor multimedia lainnya.

Uniknya, semua nama API DirectX dimulai dengan kata “Direct”. Contohnya seperti Direct3D, Direct Draw, dan aplikasi lainnya.

DirectX juga dapat dijalankan pada Microsoft Windows, Dreamcast, Xbox, Xbox One, Xbox 360, Xbox series, dan Series S lantaran kompatibel pada sistem operasi tersebut.

Mengenai dukungannya, Format 3D model yang disupport oleh aplikasi ini antara lain c4d, max, obj, fbx, ma, 3ds, blend, 3dm, dan masih banyak format lainnya.

Sama seperti OpenGL bahwa DirectX juga ditulis dengan bahasa pemrograman C atau C++.

Baca Juga: Link Download Psiphon Pro Mod APK

Perbedaan Antara OpenGL dan DirectX

Kamu mungkin melihat banyak kesamaan antara kedua API grafis pada penjelasan di atas. Hal ini terjadi karena keduanya memiliki fungsi dan tujuan yang hampir sama.

Akan tetapi, keduanya punya perbedaan masing-masing apabila kamu menelisik lebih lanjut lagi.

Mengutip dari laman Thelastsurvivors.org, tiga poin berikut ini menjadi perbedaan utamanya antara OpenGL dan DirectX:

  • OpenGL dibatasi sesuai tujuan utama yang bekerja untuk aplikasi antarmuka pemrograman (API). Sedangkan API DirectX juga mendukung beberapa fitur lain yang merupakan bagian dari API seperti suara, input, musik, jaringan serta multimedia yang didukung olehnya.
  • DirectX adalah API dari platform Microsoft, sedangkan OpenGL adalah open source dari pihak lain. Hal ini berarti pembuat hardware, serta pengembang sistem operasi dapat membuat implementasi OpenGL secara bebas yang dapat menjadi bagian dari sistem.
  • OpenGL lebih cepat daripada DirectX karena menawarkan kemudahan untuk menangani rangkaian proses yang tidak dapat dilakukan dengan DirectX.

Mana yang Lebih Baik?

Sekarang, setelah kami menunjukkan perbedaan utama dari kedua API grafis di atas tadi, mana yang lebih baik, OpenGL atau DirectX?

Keduanya sama-sama baik untuk memproses suatu data. Akan tetapi, disarankan untuk memakai DirectX lantaran API tersebut dibuat langsung oleh Microsoft.

Dengan begitu, kamu akan didukung langsung oleh tim Microsoft apabila ada kendala soal API grafis.


Itulah tadi ulasan mengenai perbedaan OpenGL dan DirectX yang sangat mudah untuk dipahami.

You might also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.